ஜ۩۞۩ஜஜ۩۞۩ஜஜ۩۞۩ஜஜ۩۞۩ஜஜ۩۞۩ஜஜ۩۞۩ஜ

I Love My Religon, My Family, and My Girl


ஜ۩۞۩ஜஜ۩۞۩ஜஜ۩۞۩ஜஜ۩۞۩ஜஜ۩۞۩ஜஜ۩۞۩ஜ

Ayat-Ayat Allah SWT Dalam Gempa di Sumbar

Gempa besar berkekuatan 7,6 Skala Richter melantakkan kota Padang dan sekitarnya pukul 17.16 pada tanggal 30 September lalu. Gempa susulan terjadi pada pukul 17.58. Keesokan harinya, tanggal 1 Oktober, gempa berkekuatan 7 Skala Richter kembali menggoyang Jambi dan sekitarnya tepat pukul 08.52.

Segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah Swt. Demikian pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berseling sehari setelah kejadian, beredar kabar—di antaranya lewat pesan singkat—yang mengkaitkan waktu terjadinya musibah tiba gempa itu dengan surat dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an.

"Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!" demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Qur’an dengan tuntunan pesan singkat tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah Swt.

Berikut ayat-ayat Allah Swt tersebut:
17.16 (QS. Al Israa’ ayat 16): "Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya."

17.58 (QS. Al Israa’ ayat 58): "Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz)."

8.52 (QS. Al Anfaal: 52): "(Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.

Tiga ayat Allah Swt di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu kejadian tiga gempa kemarin di Sumatera, berbicara mengenai azab Allah Swt berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya.

Ini tentu sangat menarik.
Kebetulan ataukah petunjuk dari Allah Swt??

Sumber: Facebook Mualaf

Jangan Lewatkan Yang Ini:



Comments :

6 komentar to “Ayat-Ayat Allah SWT Dalam Gempa di Sumbar”

itulah salah satu dari kekuasaan Allah, taqdir dan garis hidup udah diatur, mudah2 saja kita termasuk orang2 yang beruntung, amiinn

rumah-blogger.com mengatakan...
on 

ga adil mengait2kan ayat gitu dg jam2. gmn dg tanggal, waktu dan tahunnya? masak diliat dr jam aja coba. Gempa tsb, apakah ujian, cobaan atau emang udah ketetapan Allah (bahwa bumi selama bergerak dan hidup maka akan menimbulkan gempa agar bumi bisa stabil) hanya diketahui oleh Allah. Ga boleh suudzon pada Allah, malah, bisa jadi gempa yg berskala 7,6 richter adalah bentuk masih ada nya kasih dan pertolongan Allah kpd kita. Kenapa? soalnya dr penelitian para ahli, pergerakan lempengan dan energi yg blm dipecahkan atau dikeluarkan di sepanjang lempengan yg blm pecah sekitar 1500KM lagi (gempa di jawa barat, padang dan jambi, BARU memecahkan energi 100 KM aja),malah ilmuwan pernah memperkirakan gempa yg akan datang sekitar tgl 26-30 September 2009 di sumatera sekitar 8,3 skala richter (perkiraan ini dikeluarkan ketika 2 hari setelah gempa ditasikmalaya bulan Agustus 2009).

Malah katanya, gempa yg 8,3 skala richter ini bisa berpotensi membelah sumatera menjadi dua. Jawa juga mempunyai ancaman potensi yg sama (Naudzubillah mindzalik). Dan nyatanya, yg terjadi sekitar 7,6 skala richter. yg 7,6 aja dah ancur lebur, apalagi 8,3 skala richter coba. Mgkn 100% rusak deh. Bisa jadi (mungkin) gempa yg diperkirakan berkekuatan sekitar 8.0 keatas ini, tp atas kasih dan pertolongan Allah, Allah meringankannya menjadi 7,6 skala richter.

Dan jgn bilang, mereka yg meninggal adalah org2 yg malang. Jika anda yakin akan ajaran islam, bahwa org yg meninggal krn bencana alam atau atas cobaan Allah, dosa org2 itu akan diringankan Allah dibandingkan org2 yg masih selamat. Memang kasian melihat org2 meninggal krn gemap tsb, tp mgkn di akhirat nanti, mereka yg udah meninggal krn gempa tsb lbh mengasihani kita akan dosa2 kita yg selamat ini.

Kita memang perlu mengkoreksi diri baik dikala mendapat kesenangan atau kesusahan. Dan jika mendpt kesusahan, jgn serta merta "menyalahkan" Tuhan dg kata2, Hukuman Tuhan. Apa hak kita untuk menjudge ketentuan Tuhan itu sbg hukuman atau cobaan? Hanya Allahlah yg lbh mengetahuinya. Siapa tau, Tuhan malah menolong kita dg meringankan kita atas musibah yg lbh besar menimpa kita tanpa kita sadari. Tapi kita dah terlanjur menjudge duluan, padahal kita sama sekali ga tau apa2.

dan gempa, adalah kejadian sejak zaman dahulu kala, bkn skrg2 ini aja. Gempa ga mematikan, akan tetapi, bangunan lah yg menjadi penyebab utama manusia mati krn kena runtuhannya.

So... jgn mengkaitkan2 sesuatu kejadian apalagi dg jam atau dg tanggal atau dg tahun dg ayat2 Allah. dah kayak peramal aja kayak gitu :P

KucingTengil mengatakan...
on 

@Kucing Tengil:Dimana konsep suudzon pada Allah???Bukan ini menyatakan kebesaran Allla Swt. yg bisa melakukan apa saja sesuai kehendakNYA?? Ini sebagai ajang introspeksi diri sejauh mana kita melangkah menjalani kehidupan di dunia ini, apakah sudah sesuai dgn perintahNYA atau tidak..

"..jgn serta merta "menyalahkan" Tuhan dg kata2, Hukuman Tuhan. Apa hak kita untuk menjudge ketentuan Tuhan itu sbg hukuman atau cobaan?.."
Coba hayati:
(QS. Al Israa’ ayat 58): "Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz)."

"..dan gempa, adalah kejadian sejak zaman dahulu kala, bkn skrg2 ini aja. Gempa ga mematikan, akan tetapi, bangunan lah yg menjadi penyebab utama manusia mati krn kena runtuhannya..."

Menurut saya, penyebab utamanya ya gempa itu..mana mungkin tuh bangunan bisa runtuh kalo ga digoyang2 sama gempa????
Terus, ga mematikan???Korbannya banyak teman!!

Evan Ed Scence mengatakan...
on 

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
sumber http://mediaislam.oaseadwan.info/jam-gempa-dan-nomor-ayat-quran-kok-tidak-cocok/

Kita harus mendoakan para korban dan keluarganya agar tabah menjalani cobaan dari Allah. Kita juga harus mengambil banyak pelajaran dari musibah gempa di Padang dan Sumatera umumnya. Pasti ada banyak hikmah di balik peristiwa itu. Kita yakin bahwa tiap kejadian pasti tidak lepas dari qadha’ dan qadar dari Allah SWT.

Tidak ada yang kebetulan. Semua ada dalam skenario Allah. Kalau kita hubung-hubungkan, itulah bagian ikhtiar kita untuk memahami “pesan” Allah dengan menurunkan gempa atau musibah itu.

Tadz, udah terima SMS kayak gini blom?

Soal jam 17:16 waktu gempa Padang dengan QS. 17:16, Al-Isra ayat 16 ya… Sudah.

Yang ustadz versinya bagaimana…?

Yang barusan ane terima, begini… “Subhanallah, gempa di Tasik jam 15:4, gempa Padang 17:16, gempa susulan 17:58. Esoknya gempa Jambi pkl. 8:52, coba lihat Al-Quran surat dan ayat sesuai jam2 tsb….”


sumber :http://mediaislam.oaseadwan.info/ayat-ayat-gempa/
Udah dicek, Tadz…?

Sudah. Yuk kita buka lagi sama-sama. Terjemahan ayatnya begini…

Tapi mengait-ngaitkan jam kejadian gempa dengan nomor dan ayat Quran, rasanya aneh. Saya memang berkali-kali menerima pertanyaan serupa, baik lewat SMS, email, atau pun pertanyaan langsung.

mohon maaf sobat jika ane kurang setuju dengan kejadian gempa dikait2kan dengan waktu/jam kejadian.
sengaja ane lampirkan sumbernya agar tidak terjadi ikhtilaf.

oh ya bannernya aku psang juga sobat .
wassalamu'alaikum wr wb

Ipin mengatakan...
on 

@Ipin:

Wal.Wr.Wb.

OK sob thanks dah berbagi..memang berbagai pendapat orang tentang cerita ini, tergantung dari sisi mana pendapat tsb diambil.
Yang jelas tentu ada hikmah dari peristiwa gempa yg menimpa saudara2 kita di tanah minang..

Wass.Wr.Wb.

Evan Ed Scence mengatakan...
on 

thanks sob atas tanggapannya juga, tak pikir komenku di delete...ane salut sob ente menghargai perbedaan pendapat sob..mamppir balik sob..ke tempatku yah..

Ipin mengatakan...
on 
:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar